DPO Penganiayaan Dengan Sajam Berhasil Ditangkap Team Resmob Kota Bitung Setelah Buron 10 bulan

BPBNNews.id, ( Kota. Bitung – Sulut ) – Kembali Team Resmob Kota Bitung berhasil ungkap kasus Pidana Penganiayaan menggunakan Senjata Tajam, Senin ( 19/4/2021 ).

Bertempat di Mapolres Kota Bitung yang di pimpin Kapolres Kota Bitung Kapolres Bitung AKBP Indra Pramana H. S.I.K, melalui Kasat Reskrim AKP Frelly Sumampouw SE
memerintahkan Team Resmob di pimpin Aipda Denhar Papente yang lebih di kenal Bang Jack untuk mengungkap kasus tersebut.

Berawal dari laporan masyarakat beberapa  waktu lalu dengan Laporan Polisi Nomor : LP/ 109/ VI /2020/SULUT/RES-BITUNG/SEK -MATUARI, tanggal 19 JUNI 2020 tentang TINDAK PIDANA PENGANIAYAN DGN MENGGUNAKAN SAJAM JENIS SAMURAI sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat 1 KUHP dan pasal 2 ayat 1 UU DRT nomor 12 Tahun 1951.

Pelaku yang telah 10 bulan dalam pencarian akhirnya berhasil ditangkap oleh team Resmob Kota Bitung. Team memburu pelaku sejak kejadian mulai tgl 19 Juni 2020, namun pelaku terus menghindar dan bersembunyi, dan akhirnya pada tanggal 13 April 2021 pelaku berhasil ditangkap.

Pelaku yang juga merupakan residivis  dan ( DPO ), pada tahun 2017 TP CURANMOR, pada tahun 2019 TP CURANMOR, dan tahun 2020 TP ANIAYA SAJAM. Diketahui tersangka bernama Dandi Surentu ( 23th ) warga Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian Kota Bitung menganiaya korban karena tak terima ditegur sedang membawa sepeda motor dengan knalpot racing.

Saat itulah korban dan  pelaku terjadi selisih paham dan keduanya terlibat adu mulut, beberapa saat kemudian pelaku meninggalkan korban, sambil menarik gas tinggi sepeda motornya.

Sedangkan korban langsung masuk kedalam rumahnya. Tiga puluh menit kemudian korban mendengar sepeda motor itu kembali sambil berhenti didepan rumah korban, korban meliihat pelaku turun dari motor sambil memegang sebilah samurai, saat itu juga pelaku langsung menusuk, memotong pintu rumah korban dengan menggunakan samurai, bahkan mendobrak pintu  hingga terbuka.

Saat itu korban dan kakaknya berteriaak minta pertolongan, akan tetap pelaku langsung mendekati korban tanpa basa basi, pelaku langsung mengayunkan samurai ke arah korban, sehingga samurai tersebut tepat mengenai tangan kiri korban, kemudian pelaku mengarah ke kakak korban, dan berusaha memotongnya, akan tetapi tidak mengenai, karena kakak korban sempat menghindar, karena waktu itu sudah mulai banyak orang berdatangan,  pelaku memilih melarikan diri meninggalkan korban dan kakaknya dengan menggunakan sepeda motor sambil membawah samurai.

Dengan kejadian tersebut, korban bernama Erick Rasubala  mengalami luka robek pada lengan tangan kiri dan sempat dirawat di RS Budi Mulia. Dalam proses penangkapan tersangka melarikan diri menggunakan sepeda motor, bahkan berusaha ingin menabrak anggota, namun anggota sempat menghindar, saat itu juga anggota langsung melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku.

Kini guna mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka ditahan di Mapolres Kota Bitung sementara barang bukti samurai yang digunakan telah dibuang oleh tersangka dan beluim ditemukan. ( Umar/01 )

Editor : Imam