Polda Sulut Gelar Tes Urine Jajaran dan Beberapa Polres di Wilayah Hukumnya

BPBNNews.id, ( Kota. Bitung – Sulut ) – Menyikapi yang terjadi di tubuh Polri akhir akhir ini mengenai penyalah gunaan narkoba, sesuai arahan Kapolri seluruh jajaran POLRI lakukan tes urine disertai PNS, Senin ( 22/2/2021 ).

Di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara, di lansir Kabid Humas Polda Sulut Kombes Polisi Jules Abraham Abast dilakukan tes dengan metode general screening drugs dan tes urine meliputi beberapa Polres dan Polda  Sulut.

Tak hanya di Polda Sulawesi Utara (Sulut), tes narkoba juga diberlakukan terhadap anggota Polri maupun PNS di Polresta dan Polres jajaran, sejak Senin (22/02/2021).

Berdasarkan laporan dari Bid Propam Polda Sulut hingga Selasa (23/02) siang, 8 dari 15 Polresta dan Polres jajaran sudah melakukan tes tersebut, yang dilakukan secara mendadak dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Yakni Polresta Manado, Polres Bitung, Polres Minahasa, Polres Minahasa Selatan, Polres Kotamobagu, Polres Bolmong Utara, Polres Kepulauan Talaud, dan Polres Kepulauan Sangihe.

Tes dilakukan dengan metode general screening drugs melalui pemeriksaan sampel urine dan juga sampel saliva atau cairan yang dihasilkan oleh kelenjar ludah.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, tes di 8 Polresta dan Polres tersebut diikuti oleh 773 personel mulai dari Perwira Menengah, Perwira Pertama, Bintara, dan PNS.

“Hasil pemeriksaan, dari 773 personel di 8 Polresta dan Polres jajaran tersebut yang sudah menjalani tes, seluruhnya negatif. Ini berdasarkan laporan dari Bid Propam Polda Sulut,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Selasa siang.

Lanjutnya, pemeriksaan tersebut sebagai tindaklanjut perintah Kapolri tentang Pelaksanaan Tes Urine bagi Seluruh Anggota Polri Guna Mencegah dan Mengetahui Penyalahgunaan Narkoba.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan kembali, jika ada personel yang terbukti positif menggunakan narkoba jenis apapun, tidak akan ditolerir.

“Jika terbukti positif narkoba, pasti ada sanksi tegas hingga PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat). Polda Sulut tidak pandang bulu dalam hal penegakan hukum terhadap personel yang terbukti terlibat kasus narkoba,” tegasnya.

Pemeriksaan, tambah Kombes Pol Jules Abraham Abast, juga sebagai langkah nyata pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini di lingkup internal kepolisian, selain juga pencegahan secara eksternal kepada masyarakat.

“Mengingat pengaruh narkoba itu sangat berbahaya bagi kesehatan, bahkan dapat menyebabkan kematian. Untuk itu harus dicegah sedini mungkin, termasuk di lingkungan internal kepolisian,” tuturnya.

Diketahui, tes narkoba di tingkat Polda Sulut baru dilakukan terhadap personel Bid Propam, Senin pagi, dengan hasil seluruhnya juga negatif.

“Pemeriksaan serupa juga akan dilakukan terhadap seluruh personel dimasing-masing Satuan Kerja (Satker) di Polda Sulut dan Polres lain yang belum melaksanakan. Pemeriksaan bahkan dilakukan hingga ke Polsek jajaran,” kunci Kombes Pol Jules Abraham Abast. ( Syarif/01 ).

Editor : Imam