83.917 Personil Diturunkan Polri di 34 Polda Saat Perayaan Pergantian Tahun Baru

BPBNNews.id, ( JAKARTA ) – Tahun Baru telah mulai, perayaan pergantian tahun berjalan lancar dengan menerapkan aturan protokol kesehatan dan berbagai himbauan larangan kerumunan saat perayaan. Menyikapi hal tersebut  Polri  mengamankan malam tahun baru 2021 dengan menurunkan  sebanyak 83.917 personel dikerahkan di  34 provinsi, Jum’at ( 1/1/2021 ).

Bertempat di Mabes Polri Jakarta Brigjen Rusdi terangkan untuk pengamanan perayaan pergantian tahun baru 2021 laksanakan operasi lilin di 34 Polda.

“Operasi Lilin dilaksanakan di 34 Polda, Polda telah mempersiapkan pengamanan malam Tahun Baru disesuaikan karakteristik wilayah dan kerawanan yang akan mungkin muncul pada pelaksanaan pergantian tahun. Polri melibatkan 83.917 personel Polri,” kata Brigjen Rusdi, Kamis (31/12/2020).

Polri turut dibantu aparat TNI sebanyak 6.783 personel, Satpol PP 6.252 personel, Dishub 5.450 personel, Dinkes 3.149 personel, Damkar 2.210, dan unsur masyarakat sebanyak 2.003 personel.

Selama malam tahun baru 2021, Polri telah memetakan kerawanan yang mungkin muncul, seperti kerawanan kriminal, miras dan narkoba, terorisme, lalu lintas, serta bencana alam. Rusdi menyebut, polisi telah menyiapkan langkah-langkah agar kerawanan itu tidak terjadi.

“Berdasarkan kerawanan-kerawanan itu Polri telah menyiapkan cara-cara bertindak yang tepat sehingga kerawanan-kerawanan yang teridentifikasi ini tidak muncul di masyarakat,” ujar Rusdi.

Polri turut menjaga 45.489 gereja, 1.833 lokasi yang biasa dijadikan lokasi pesta malam Tahun Baru, dan 3.483 tempat wisata yang kemungkinan akan digunakan masyarakat untuk kegiatan malam Tahun Baru.

Rusdi kembali mengingatkan masyarakat soal Maklumat Kapolri Nomor: Mak/4/XII/2020. Dia berharap masyarakat tidak merayakan Tahun Baru dengan pawai dan konvoi karena situasi pandemi yang masih merebak.

“Diharapkan masyarakat tidak menyelenggarakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan orang banyak, antara lain kegiatan Natal maupun kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah dan diharapkan masyarakat tidak merayakan pesta Tahun Baru tidak ada pawai, konvoi, arak-arakan, dan pesta kembang api,” kata Rusdi.

“Apabila ditemukan kegiatan yang tidak sesuai Maklumat Kapolri ini tentu seluruh personel Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai hukum dan peraturan UU yang berlaku,” tambahnya. ( Div.Humas/01 ).

Editor : Imam