Dinas Pendidikan Kab. Gorontalo Utara Terima Kunjungan Studi Komparatif DPRD Sulut

BPBNNews.id, ( Kab. Gorontalo Utara – Sulut ) – DPR Provinsi Sulawesi Utara lakukan Kunjungan Studi Komparatif ke wilayah Kabupaten Gorontalo Utara melalui perwakilan nya, Jum’at ( 18/9/2020 ).

Bertempat di Gedung PGRI Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara Kunjugan Studi Komparatif oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Sulawesi Utara yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV; Careig N. Runtu, SIP didampingi anggota komisi empat, Melisa Gerungan dan I Nyoman Sarwa bersama staf sekretariat dewan Menli O. Menajang, SE.

Menyambut kunjungan Studi Komparatif tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara Irwan A. Usman, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Erni Yasin, S.Pd, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Hj. Irmawaty Ahmad, M.Pd, Kepala Bidang PNF Paud Dr. Ishak Kahar, dan Kepala Seksi PTK SMP Hi. Abdulatif Baderung, MH, Koordinator Pengawas Hi. Supratman M. Nina, M.Pd,  bersama jajaran pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara.

Gelar dialog focus dengan tema Studi Komperatif Pelaksanaan Pembelajaran dimasa pandemi Covid-19.  Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Irwan A. Usman, M.Pd menyambut baik kedatangan rombongan tersebut dan menyampaikan permohonan maaf oleh Bupati Gorontalo Utara bersama jajaran pemerintah daerah Gorut yang belum bisa bergabung bersama karena bertepatan dengan penutupan event festival pesona pulau saronde yang merupakan salah satu tempat wisata di Gorontalo Utara yang berlangsung saat ini.

Careig N. Runtu, SIP selaku ketua tim menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan ke Dinas Pendidikan Gorontalo Utara tersebut adalah sering informasi tentang kebijakan pemerintah daerah Gorut khususnya pelaksanaan pembelajaran masa pandemi Covid-19 untuk menjadi tambahan referensi oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar kondisi wabah covid-19 saat ini.

Kadis Pendidikan menjelaskan “sejak tanggal 13 Juli 2020 sebagaimana yang diamanahkan oleh SKB (Surat Keputusan Bersama) empat menteri dimana metode pembelajaran yang diambil yaitu Daring, Luring dan Kolaborasi keduanya mengingat di Gorontalo Utara beberapa wilayah tidak bisa terjangkau jaringan internet.

Bahkan ada siswa yang tinggal diwilayah daerah terpencil khusus olehnya penentuan kegiatan belajar ini dengan pendekatan pelaksanaan pembelajaran door to door, modul dan kelompok terpumpun dengan memperhatikan data keberadaan setiap siswa diantaranya tempat tinggalnya, apakah jaringan internet bisa terjangkau atau tidak.

Kondisi keluarganya bahkan sampai pada analisa keadaan ekonomi siswa dalam hal tertentu sehubungan dengan penyediaan pulsa data internet bagi siswa yang akan dikelompokkan pada pembejaran metode Daring atau masuk dalam kelompok luring oleh pihak sekolah, proses mengajar yang hanya 4X30 Menit untuk TK/PAUD, 4X35 Menit untuk SD, dan 4X40 menit untuk SMP selama satu pekan dua kali pertemuan.” Ulas Irwan.

Sesi dialog pada pertemuan jni fokus pada Peraturan Bupati (PERBUP) Nomor: 16 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan pada masa bencana corona virus disease 2019 (Covid-19) dan standar operasional prosedur (SOP) pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) dimasa pandemi covid-19.

“Saat ini kami selaku Dinas Pendidikan bekerja sama dengan tim ahli akademisi Universitas Negeri Gorontalo untuk melakukan kajian indeks kepuasaan masyarakat (IKM) tentang penyelenggaraan pendidikan, hasilnya nanti menjadi pijakan dasar oleh pemerintah daerah Gorut dalam hal pembukaan masa pembelajaran tatap muka disetiap satuan pendidikan.” Tambahnya.

Uhar Muksin, M.Pd, menyimpulkan materi pertemuan dialog focus Studi Komperatif oleh tim DPRD Provinsi Sulut bersama jajaran Dinas Pendidikan Gorut serta membagikan sopfile sebagai referensi tambahan laporan kujungan tim dan diakhiri dengan fhoto bersama. ( Syarif/02 ).

Editor : Imam