Pemkab. Gorontalo Utara Gelar Lomba Anak Indonesia Melalui Dinas Pendidikan di Hotel Magna

BPBNNews.id, ( Kab. Gorontalo Utara – Gorontalo ) – Pemerintah terus memperhatikan generasi bangsa melalui   Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,  Direktorat Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknology (BPPT) bekerja sama dengan United Nations Development Programme (UNDP) melalui proyek GOLD-ISMIA (Global Opportunities for Project) gelar rapat penjurian lomba anak Indonesia bercerita khususnya di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara,  Rabu ( 16/9/2020 ).

Bertempat di Hotel Magna gelar lomba anak Indonesia bercerita selama tiga hari tertanggal 14 sd 16 September 2020 se Indonesia, dan terpilih diantaranya di Kecamatan Sulamata Timur Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Irwan. A. Usman, M.Pd bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ilyas Lagarusu, S.Pd, M.Ap sekaligus memberikan arahan dan membuka kegiatan penjurian tingkat lokal di Kabupaten Gorontalo Utara.

Melalui zoom meeting dengan pihak UNDP Stephanie Mapaliey dan Panitia Lokal (Panlok) yang juga merangkap sebagai tim juri yaitu Uhar Muksin, M.Pd, H. Abdullatif Baderung, MH, Munawir Patilima, S.Pd, Rosmalaiya, SP masing-masing perwakilan Dinas Pendidikan dan Moh. Tamrin Sirajuddin, S.Pd, M.Si bersama Mohamad Prayudi perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo Utara.

Ilyas Lagarusu, S.Pd, M.Si menjelaskan bahwa kegiatan lomba bercerita secara online tingkat SD/MI yang dilaksanakan oleh KLHK,BPPT dan UNDP tersebut dalam rangka menularkan informasi dan menyadartahukan akan bahaya merkuri bagi kesehatan masyarakat yang bermukim di wilayah pertambangan emas tanpa izin (peti) atau yg dikenal juga dengan istilah pertambangan emas skala kecil (pesk).

Kepala Dinas Pendidikan Irwan A. Usman, M.Pd menambahkan bahwa integritit kurikulum mengisyaratkan bahwa lingkungan tidak dapat dirubah tanpa adanya pendidikan, pembelajaran akan diwarnai oleh lingkungan itu sendiri karena salah satu muatan dan penguatan pembelajaran adalah perubahan perilaku yang terkaitan langsung dengan lingkungan biofisik khususnya individu itu sendiri.

Adanya kegiatan ini tentu bukan hanya pada pemberian hadiah kepada pemenang akan tetapi lebih pada konsep bagimana lingkungan itu menjadi tolak ukur perubahan perilaku dan akan kita upayakan menjadi salah satu muatan lokal dalam kurikulum pembejaran nanti serta kerja sama antara Dinas Pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup melalui UNDP akan berkesinambungan dalam hal penyadartahuan tentang bahaya mercury.

Uhar Muksin, M.Pd selaku ketua Panlok menyampaikan; Pemenang Lomba Anak Indonesia bercerita yang diikuti oleh peserta terdaftar perwakilan Gorontalo Utara wilayah Sumalata Timur diantaranya adalah;

Juara 1 : Azsyura khaerunisa lalebo (SDN 9 Sumalata Timur) Juara 2 : Muhammad paras Al aqsha- (SDN 4 Sumalata Timur) Juara 3 : Ainun athifah Ismail (SDN 9 Sumalata Timur)

Semua pemenang akan mendapatkan hadiah tingkat daerah dari UNDP berupa;

Juara 1 : piala + samsung galaxy tab + kuota internet, Juara 2 : piala + sepeda, Juara 3 : piala + TV LED 28inchi dan untuk semua sekolah yang ikut dalam kegiatan ini akan mendapatkan kaos untuk Kepala Sekolah dan guru pendamping serta paket new normal dan buku cerita untuk semua peserta yang belum beruntung.

Selanjutnya Terbaik 1,2 dan 3 tingkat Daerah videonya akan dinilai oleh Panitia Tingkat Nasional dan akan bersaing ketat dengan daerah lainnya se-Indonesia dan akan diumumkan pemenangnya melalui media Youtube; Hadiah Tingkat Nasional: berupa uang pembinaan dari UNDP untuk peserta. Ungkap Uhar.

Kadis Pendidikan, Irwan A. Usman, saat ditemui awak media Disdik menambahkan; Jika nanti semua hadiah itu kami sudah terima dari pihak UNDP, Dinas Pendidikan akan mengelar penyerahan hadiah tersebut bersama pimpinan daerah Gorontalo Utara dan pihaknya sudah menghubungi kasubag protokol humas Bupati Gorut terkait perencanaan dimaksud. Ungkap Irwan diakhir kegiatan. ( Syarif/02 ).

Editor : Imam