32 Kecamatan Serikat Islam Terima Silaturahmi Ketua DPN BPBN

BPBNNews.id, ( Kab. Cianjur – Jabar ) – Dalam rangka pembenahan organisasi BPBN yang dipimpinnya, Ketua Dewan Pimpinan Nasional Barisan Patriot Bela Negara lakukan silaturahmi dengan salah satu Pimpinan Pondok Pesantren sepuh di Kabupaten Cianjur, Minggu ( 2/8/2020 ).

Bertempat di Desa Cibinong hilir Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, rombongan Ketua DPN Barisan Patriot Bela Negara H. Dadeng Saepudin diterima langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Cilaku KH. Ing Dimyati.

Turut hadir dalam silaturahmi tersebut jajaran pengurus Pondok Pesantren, jajaran pengurus Barisan Patriot Bela Negara. Silaturahmi ini berjalan sederhana namun tidak mengurangi rasa khikmad. Suasana yang jarang terjadi karena mengisyaratkan hubungan yang harmonis.

Dalam kesempatan itu Pimpinan Pondok Pesantren KH.Ing Dimyati yang juga sebagai sesepuh Serikat Islam di wilayah Kabupaten Cianjur mengatakan “Demi Kabupaten Cianjur  dengan senang hati dan pintu terbuka menerima kunjungan Ketua DPN BPBN, H. Dadeng Saepudin beserta rombongan.” tuturnya.

” Kami segenap keluarga besar Serikat Islam yang telah terbentuk di 32 kecamatan wilayah Kabupaten Cianjur, menerima dan meminang H.Dadeng Saepudin untuk menjadi pemimpin kami di Kabupaten Cianjur. Karena menurut kami sesuai dengan sejarah Kabupaten Cianjur, sudah pantas kami mempunyai pemimpin yang berasal dari sejarah Cianjur.”

” Mudah mudahan silaturahmi ini mendapatkan ridho dan berkah dari Alloh Subhanalloh wataala, ke depan kami yakin Cianjur akan lebih maju dan sejahtera.” tandasnya,

Sementara dalam kesempatan yang sama Ketua DPN BPBN H. Dadeng Saepudin mengatakan ” Ulama dan tokoh Agama adalah bagian penting dari sejarah, Jawa Barat khususnya Kabupaten Cianjur berdiri dengan adanya ulama ulama besar yang mendapat ridho Alloh.”ucapnya.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Cianjur khususnya anggota Barisan Patriot Bela Negara, Agama adalah hal penting bagi pedoman hidup, mari kita lebih dekat beliau beliau, alim ulama. Silaturahmi ini dalam rangka mempererat tali kekeluargaan, dimana kita semua tidak akan lepas dari sejarah dan agama, terutama berdirinya bangsa ini.”pungkasnya. ( Red/02 )

Editor : Imam